Home Bisnis & Ekonomi Pembangunan Perkantoran Komplek Pemerintah Bandung Barat Berpotensi Kerugian Negara Rp.1,8 miliar

Pembangunan Perkantoran Komplek Pemerintah Bandung Barat Berpotensi Kerugian Negara Rp.1,8 miliar

738
0
Direktur Centre For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi

JABARSATU – Sebesar Rp.1.8 miliar potensi kerugian Negara untuk pembangunan perkantoran komplek pemerintah Bandung Barat, dimana pada tahun 2016, pemda kabupaten Bandung Barat melalui dinas cipta karya dan tata Ruang melakukan lelang.

“Pembangunan Infrastruktur sarana dan parasarana perkantoran komplek pemerintah kabupaten Bandung Barat” dengan HPS (Harga Prakiraan Sendiri) sebesar Rp.18.670.576.000,”ujar Uchok Sky Khadafi dari Center For Budget Analysis (CBA) kepada JABARSATU.COM

Kemudian, pemenang proyek ini adalah PT.Promix Prima Karya dengan harga penawaran sebesar Rp.16.962.727.000. Dan alamat perusahaan pemenang lelang ini adalah, Jln. H. Wasid No.29 Kota Bandung, Jawa Barat.

“Akan tetapi, penawaran harga sebesar Rp.16.9 miliar dari perusahaan pemenang lelang masih terlalu tinggi dan mahal, sehingga ada potensi kerugian negara sebesar Rp.1.860.626.000,”jelas Direktur CBA itu.

Lebih lanjut Uchok mengatakan kejanggalan lain dari lelang ini adalah, kalau melihat urutan dari penawaran harga, Perusahaan pemenang lelang, PT. Promix Prima Karya tidak pantes untuk memenangkan lelang ini. “Karena 9 perusahaan yang melakukan penawaran harga, PT. Promix Prima Karya hanya menempati urutan  ketiga, dan sangat mustahil untuk keluar sebagai pemenang lelang,” paparnya.

Masih kata Uchok jadi, Dari gambaran diatas, kami Dari CBA (Center For Budget Analysis) meminta kepada aparat hukum seperti kejaksaan dan kepolisian untuk segera membuka kasus ini lantaran ada potensi kerugian negara sebesar Rp.1.8 miliar.

“Langkah langkah yang harus diambil adalah pemanggilan kepada kepala dinas cipta karya dan Tata ruang untuk diminta Data dan dokumen yang diperluhkan. Juga jangan lupa, panggil juga bupati Bandung Barat, Abu Bakar untuk diperiksa,”tutupnya. |RONZ

Previous articlePenyebar Berita Hoax Penculikan Anak di Cimahi Diciduk Polisi
Next articleBadan Geologi Keluarkan 24 Rekomendasi WIUP