Home JabarKini UBURUBUROMOLOGI

UBURUBUROMOLOGI

11
0
JAYA SUPRANA, Tokoh Bangsa & Budayawan/jaksat

UBURUBUROMOLOGI

OLEH JAYA SUPRANA

Ubur-ubur (Cnidaria) adalah kelompok hewan laut yang terdiri dari sekitar 10.000
spesies. Satwa invertebrate ini dapat ditemukan di seluruh dunia, dari laut dalam
hingga perairan dangkal.
Ciri-ciri ubur-ubur antara lain adalah tubuh lunak dan transparan, berbentuk seperti lonceng atau cakram, memiliki tentakel yang panjang dan beracun, tidak memiliki otak, jantung, atau sistem saraf pusat serta makanannya adalah plankton, krustasea, dan ikan kecil
Jenis ubur-ubur meliputi ubur-ubur biasa (Aurelia aurita), ubur-ubur api (Cyanea
capillata), ubur-ubur kotak (Chironex fleckeri), ubur-ubur bulan (Pelagia noctiluca).
Habitat ubur-ubur adalah lautan terbuka atau perairan dangkal bisa juga Estuari
maupun Terumbu Karang. Peran ubur-ubur dalam Ekosistem adalah sebagai predator
plankton dan krustasea di samping makanan bagi beberapa spesies ikan dan burung
laut demi berperan dalam siklus nutrisi laut. Fakta Menarik tentang ubur-ubur adalah
dapat hidup hingga 1 tahun di laut serta dapat menghasilkan cahaya (bioluminesensi)
maupun mengubah bentuk tubuhnya untuk beradaptasi dengan lingkungan (sejenis
mimikri). Namun, ubur-ubur juga dapat menjadi masalah bagi manusia, seperti
sengatan ubur-ubur dapat menyebabkan iritasi kulit dan alergi serta dapat mengganggu kegiatan perikanan dan pariwisata
Ubur-ubur merupakan hewan laut paling tua di Bumi, dengan sejarah evolusi
yang mencapai lebih dari 500 juta tahun. Mereka termasuk dalam filum Cnidaria, yang
juga mencakup karang dan anemon laut. Ubur-ubur sisir (ctenophores) dianggap
sebagai nenek moyang bersama semua makhluk hidup, menurut penelitian terbaru.
Ubur-ubur tidak memiliki hubungan langsung dengan dinosaurus, karena mereka
termasuk dalam kelompok yang berbeda dalam sejarah evolusi.
Dinosaurus hidup pada periode Mesozoikum, sekitar 230-65 juta tahun yang lalu, sedangkan ubur-ubur telah ada sejak periode Kambrium, sekitar 500 juta tahun yang lalu. Ubur-ubur memiliki
ukuran yang bervariasi, mulai dari beberapa milimeter hingga beberapa meter.
Spesies ubur-ubur terbesar, seperti Cyanea capillata, dapat mencapai diameter hingga
2 meter dan memiliki tentakel yang panjangnya mencapai 30-37 meter ³ ⁴.
Nama “ubur-ubur” berasal dari bahasa Melayu, yang kemungkinan besar berasal
dari kata “ubur” yang berarti “gelombang” atau “ombak”. Nama ini mungkin merujuk
pada gerakan ubur-ubur yang seperti gelombang atau ombak di laut.
Dalam bahasa Inggris, ubur-ubur disebut “jellyfish”, yang berasal dari kata “jelly yang berarti “gel”
atau “lendir”, dan “fish” yang berarti “ikan”. Nama ini merujuk pada tekstur tubuh ubur-
ubur yang seperti gel atau lendir. Ubur-ubur dalam bahasa Jerman disebut “Qualle”.
Kata “Qualle” ini berasal dari bahasa Jerman kuno, yang kemungkinan besar merujuk
pada gerakan ubur-ubur yang seperti gelombang atau ombak. Ubur-ubur dalam
bahasa Sanskerta disebut “Chandrika”, yang berarti “bulan kecil” atau “cahaya bulan”,
mungkin merujuk pada bentuk ubur-ubur yang seperti bulan. Dalam bahasa Latin,
ubur-ubur disebut “Medusa”, yang berasal dari nama salah satu Gorgon dalam mitologi
Yunani, Medusa. Nama ini dipilih karena ubur-ubur memiliki tentakel yang seperti
rambut ular Medusa. Ubur-ubur dalam bahasa China = Hǎizhē, yang berarti “ular laut”
Jepang = Kurage, yang berasal dari kata “kura” berarti “kegelapan” dan “ge” berarti
“benda” Tagalog = Medusa (sama dengan bahasa Latin) ; Hawaii: Manō waruwaru,
berarti “hantu laut”
Dari aneka ragam tafsir terhadap ubur-ubur dapat disimpulkan bahwa setiap
bahasa memiliki konsep keunikan tersendiri dalam menafsirkan setiap obyek benda
maupun tak benda yang saling beda satu dengan lain-lainnya. Saya pribadi secara
subyektif menafsirkan kata ubur-ubur mirip sama dengan ubun-ubun dalam hal sama-
sama berkarakter kulit lunak. Maka jika ada Uburuburomologi yang menelaah ubur-
ubur maka seharusnya ada pula Ubunubunomologi yang menelaah ubun-ubun.***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.