Home Bisnis & Ekonomi Telkom University Dorong UMKM Kabupaten Bandung Melek Digital

Telkom University Dorong UMKM Kabupaten Bandung Melek Digital

143
0

Kabupaten Bandung – Para Usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Kabupaten Bandung diberikan pelatihan digitalisasi. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi adanya pandemi COVID-19, Inflasi, hingga kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Rektor Telkom University Prof Adiwijaya mengatakan saat ini pihaknya mendorong UMKM di Kabupaten Bandung bisa bangkit melalui pemasaran digital. Sehingga hal tersebut bisa meningkatkan ekonomi para pelaku usaha.

“Ada 50 umkm tentunya, dengan berbagai macam produk. Karena di Kabupaten bandung memiliki 15.000 umkm, namun demikian kita capture dulu pilot project untuk 50. Insya allah ini juga tidak akan terhenti hanya sekedar pelatihan hari ini,” ujar Adiwijaya di Gedung Fakultas Ekonomi Telkom University, Selasa (13/9/2022).

Pihaknya menjelaskan nantinya para pelaku UMKM bisa mempelajari para pengguna media sosial. Kemudian para pelaku usaha tersebut bisa memiliki pasarnya di sosial media.

“Jadi, misalkan akses media sosial biasanya sudah ada juga seperti itu ya tapi lebih jauh bagaimana melakukan analitik terhadap media sosial itu. Misalkan, yang mengakses umkm itu, yang memberikan komen itu ada di daerah mana sih,” katanya.

“Nah itu kan harus diketahui, sehingga penetrasi pasar dan seterusnya bisa dilakukan gitu ya, ini adalah sangat penting untuk mengembangkan atau memperluas wilayah pemasaran dari produk produk yang mereka ciptakan gitu ya,” tambahnya.

Dia pun berharap para pelaku UMKM bisa menjual barang usahanya hingga ke luar negeri. Hal tersebut salah satunya dengan menggunakan sosial media tersebut.

“Bahkan insyaallah semoga bisa diekspor semacam itu, umkm yang belum mengakses apa seperti media sosial gitu ya, atau gimana ya,” jelasnya.

Adiwijaya menjelaskan para pelaku usaha bisa meningkatkan daya saing. Salah satunya dengan mempelajari bagaimana cara memahami customer experience jadi data-data.

“Seperti itu nanti tindak lanjutnya akan diajarkan juga, supaya mereka terus bisa berkembang tidak sekedar menjual produk produk itu di kawasan lokal saja tapi lebih luas,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Bandung Dicky Anugrah mengatakan para pelaku UMKM membutuhkan sesuatu yang harus difasilitasi. Kemudian masalah regulasinya tetap diberdayakan.

“Kemudian adanya peningkatan daya saing daerah dengan peningkatan kualitas produksi UMKM nya, dari mulai dari sisi aspek labeling, sertifikasi, legalitas, dan juga pemasarannya. Tentunya di era digital ini, digitalisasi entrepreneur ini sangat dibutuhkan oleh para pelaku UMKM.

Dicky mengklaim pihaknya telah mengakomodir kebutuhan-kebutuhan para pelaku UMKM. Diantaranta tentang digitalisasi manajemen UMKM.

“Jadi, alhamdulillah jadi memang untuk peningkatan daya saing, semuanya kita harapkan bersinergi, apa yang diinginkan oleh pelaku UMKM kita wujudkan secara bertahap tentunya,” tuturnya.

Ketua Perkumpulan Pengusaha Karsa Mandiri, Danny mengatakan pelatihan digitalisasi tersebut bisa membantu para UMKM yang ada di Kabupaten Bandung. Apalagi beberapa fasilitasnya dibantu langsung oleh Disperdagin Kabupaten Bandung.

“Dari adanya pelatihan digitalisasi ini kami dari pelaku UMKM sangat terbantu. Terutama dari sisi berbagai macam fasilitas,” katanya.

“Kita tahu saat ini ada KTPnya para pelaku usaha, yang disebut dengan NIB (nomer induk berusaha), ini kan gratis di fasilitasi. Kemudian HAKI juga difasilitasi secara gratis oleh Disperdagin. Sertifikasi halal juga sama, kwmudian seluruh perangkat untuk kita jualan, atau upgrading dari pedagang bisa difasilitasi oleh Disperdagin,” tambahnya.

Dia menambahkan pada saat pandemi COVID-19 para pelaku UMKM sempat terkendala penjualan secara offline. Sehingga menurutnya saat ini memerlukan pelatihan digitalisasi tersebut.

“Berbicara digital, apalagi kemarin kita mengalami pandemi COVID-19, penjualan offline sangat dibatasi. Kemudian kita butuh pengetahuan yang utuh tentang seperti apa dunia digital,” pungkasnya. (Prs/jbs)

Previous articleSeputar Pokir DPRD: (1) Toh, Serupa Aspirasi Rakyat
Next articleHA HA EFFENDI SIMBOLON RASAIN KENA SEMPROT TNI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.