Home Dunia KEBANGKITAN NASIONAL

KEBANGKITAN NASIONAL

250
0
M Rizal Fadillah /olahan foto JBS

by M Rizal Fadillah

Hari ini 20 Mei adalah saat mengingat berdirinya Boedi Oetomo yang didirikan Dr. Soetomo, Dr. Wahidin dan mahasiwa STOVIA. Awal bergerak di bidang pendidikan, sosial, dan kebudayaan. Setelah hadir Dr. Douwes Dekker Boedi Oetomo diberi stempel politik dan perjuangan “tanah air”. 20 Mei adalah hari Kebangkitan Nasional.

Jika saat ini masyarakat dan rakyat Indonesia memperingati hari Kebangkitan Nasional untuk melawan penjajahan maka tentu relevan. Akan tetapi jika Pemerintah yang memperingati menjadi tidak relevan. Sebab masalah yang dihadapi oleh masyarakat dan rakyat Indonesia adalah Pemerintah yang kebijakan nasionalnya justru tidak berpihak pada kaum “priboemi”. Investasi asing yang lebih digalakkan. Cina khususnya.

Buat apa ada BPIP dengan Dewan Pengarah terdiri dari para tokoh bergaji besar. Tak seimbang dengan kerja. BPIP harus mulai adakan penataran untu membangun rasa nasionalisme dan keyakinan ideologi Pancasila. Bukan populerkan salam Pancasila atau bikin konser segala. Yang harus ditatar pertama adalah Presiden dengan para Menteri. Jajaran Ini yang sekarang mengalami krisis ideologi dan nasionalisme.

BPIP harus meluruskan anggota DPR yang mulai menyimpang pemahaman soal Pancasila. Menjadi terbuka dan permisif pada ideologi komunis dan PKI. Pancasila yang terancam oleh cara berfikir mundur ke masa Soekarno. Subur subur suburlah PKI. Gotong Royong bukan semata kerja sama tetapi ideologi lawan Pancasila. Ekasila. Luar biasa fenomena politik kini. Delapan Fraksi DPR RI tidak anti PKI dan komunisme.

Kebangkitan Nasional harus dibangun kembali. Kaum terdidik harus menjadi penyambung lidah rakyat. Jangan biarkan penjajahan datang kembali. Belanda memang sudah tidak ada, akan tetapi “Belanda berkulit sawo matang” mewarisi cara memerintah yang berwatak kolonial. Memeras dan selalu menyulitkan rakyat.

*) Pemerhati Politik dan Kebangsaan

Bandung, 20 Mei 2020

Previous articleJelang Idul Fitri, Zona Merah & Hijau Covid-19 Dipertanyakan?
Next articlePSBB Bandung Tak Jelas, Kerumunan Masa di Jl. Sultan Agung – Trunojoyo Diduga Akan Ciptakan Cluster Baru Covid-19

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


Notice: Function amp_has_paired_endpoint was called incorrectly. Function called while AMP is disabled via `amp_is_enabled` filter. The service ID "paired_routing" is not recognized and cannot be retrieved. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 2.1.1.) in /home/jabarsatu/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831

Notice: Function amp_has_paired_endpoint was called incorrectly. Function called while AMP is disabled via `amp_is_enabled` filter. The service ID "paired_routing" is not recognized and cannot be retrieved. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 2.1.1.) in /home/jabarsatu/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.