Home JabarKini Pengamat: Pilkada Tasikmalaya, Tokoh Politik, Birokrat, Pengusaha dan Milineal Akan Bertarung

Pengamat: Pilkada Tasikmalaya, Tokoh Politik, Birokrat, Pengusaha dan Milineal Akan Bertarung

54
0
Perhitungan disalah satu TPS /jbs

JABARSATU.COM — Pusat Kajian Komunikasi Politik Indonesia (PKKPI), dan Citra Survei Indonesia (CSI) menyebutkan beberapa figur yang mereka anggap kuat dan akan masuk ke bursa bakal calon Bupati Tasikmalaya Jawa Barat periode 2020-2025.

“Dalam Pilkada khususnya Kabupaten Tasikmalaya Jawa Barat 2020 PKKPI dan CSI mencatat sejumlah nama dan ada nama kuat dalam calon tersebut. Rilis PKKPI dan CSI ini adalah hanya pantauan, belum hasil survei,” kata analis dan pengamat politik dari PKKPI, Munanto, yang diterima Redaksi, Selasa (3/12/2019) di Bandung.

Munanto mengatakan, Pilkada Kabupaten Tasikmalaya Jabar meskipun masih 7-8 Bulan lagi, tetapi pesta demokrasi di Kabupaten Tasikmalaya itu dipastikan akan ramai.

Ia menyatakan bahwa Partai-partai saat ini sedang menjaring sejumlah kandidat. Data di PKKPI dan CSI melihat banyak yang akan maju. Petahana misalnya dipastikan akan maju. Petahana merupakan kelanjutan wakil yang naik ke Bupati setelah Uu yang semula Bupati Tasikmalaya kini menjadi Wagub Jabar di Gedung Sate.

“Banyak tokoh di Tasikmalaya Jabar, bahkan ada yang sudah deklarasi sampai menyatakan wakaf mendukung, padahal bukan partai tapi sebuah perusahaan. Saya lihat juga nama-nama yang diprediksi masuk bursa perhelatan Pilkada Tasikmalaya tak akan diisi calon tunggal lagi seperti terjadi pada tahun 2016 silam,” jelasnya.

PKKPI dan CSI menilai ada figur telah ramai diperbincangkan mulai dari politisi, non politisi dan tokoh yang berasal dari birokrat. Kalangan politisi terdapat Cecep Nurul Yakin, Subarna, Lina Ruzhanul Ulum, Acep Adang dan Oleh Soleh. Terdapat seorang calon satu-satunya berasal dari birokrasi senior Kabupaten Tasikmalaya, Iwan Saputra yang mungkin nanti akan Golkar yang dukung.

Tapi dari data kami ada calon muda Milenial yang muncul dari kalangan yang pernah mondok di pesantren. “Anak muda asal Rajapolah, Maulidan Isbar, dia muda dan mungkin bisa jadi akan jadi satu alternatif untuk Kabupaten Tasikmalaya pemimpin muda,” jelas kandidat Doktor Politik Komunikasi di Universitas Padjajaran (UNPAD) Bandung ini.

Tapi semuanya dinilai Pilkada Kabupaten Tasikmalaya tahun depan sebagai figur yang memang harus mumpuni

Lebih lanjut, menurut Munanto yang jelas Pilkada Kabupaten Tasikmaalaya Jabar berbeda dengan daerah lainnya. Tasik kuat kultur dan religinya dan harus menggunakan strategi kampanye yang pola ke islaman.

Dalam pantauan PKKPI dan CSI untuk Bupati Tasikmalaya memang selalu kejutan. Masih ingat dulu Bupati Tasikmalaya UU Ruzhanul Ulum yang saat dilantik jadi bupati dengan lantang langsung menyatakan siap maju untuk jadi calon gubernur Jabar,” ujarnya.

Dalam data PKKPI dan CSI juga disebutkan akan muncul nama artis yang akan ikut berlaga di Tasikmalaya. “Yang seperti ini bisa mengejutkan juga, karena selain populer publik ini masih melihat figur pidaman,” ucap Munanto.

Dalam rilisnya PKKPI dan CSI juga mengatakan bahwa selain Tasikmalaya ada 7 lainnya di Jabar yang siap-siap Pilkada. “Jadi ini rilis awal,”pungkasnya. |JANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.