Home Ekonomi Kreatif
15
0
Mohamad Sukri (tengah)

Cukup mengejutkan keputusan Presiden Jokowi dalam menetapkan Kabinet nya, sebagian kabinet dipuji penuh harapan, sebagian lagi dipertanyakan.
Fenomena menarik adalah beberapa tokoh yang diajukan oleh komunitas masyarakat berlatarbelakang profesi ataupun kelompok masyarakat strategis lainnya seperti Pondok Pesantren/ pedesaan, Mahasiswa/ pelajar, Buruh, Tani/ Nelayan dan Militer/ Polri.

Diantaranya adalah sosok Mohamad Sukri, Ketua Umum INKOPONTREN (Induk Koperasi Pondok Pesantren) yang juga Sekretaris Jenderal DEKOPIN (Dewan Koperasi Indonesia), yang digadang gadang menjadi calon Menteri Koperasi UKM oleh Koperasi Mahasiswa se Indonesia melalui FKKMI dan ribuan Koperasi PONDOK PESANTREN, bahkan telah berkirim surat pada Jokowi selaku Presiden Terpilih, namun Prerogatif nya berkata lain, fenomena ini menarik ini tentunya perlu ditelusuri dan Alhamdulillah yang bersangkutan mau di wawancarai,

Tanggapan dan Respon Anda terhadap komposisi Kabinet Indonesia Maju ?
Mungkin ini adalah keputusan terbaik yang tentunya mempertimbangkan banyak hal seperti keseimbangan politik, keterwakilan daerah, suku dan beberapa faktor lainnya.

Bagaimana dengan Skill dan Profesionalismenya ?
Saya yakin Presiden Jokowi memperhatikan hal tersebut, memang sebagian masyarakat terkejut, sebaiknya beri kesempatan kabinet baru untuk bekerja agar Indonesia Maju.

Mahasiswa dan Pesantren itu masyarakat Strategis, selain yang tertulis dalam surat, apa pertimbangan nya hingga meminta anda menjadi kandidat MenKop ?
Wah mestinya tanya langsung ke mereka he-he-he, mungkin karena pernah memaparkan tentang, Strategi Koperasi di Era Revolusi Industri 4.0, Bonus Demografi bagi Koperasi, Strategi Koperasi Ekspor, Manajemen Koperasi Modern, Coop to Coop dan beberapa hal lainnya yang dianggap baru dan baik untuk koperasi Indonesia”

Informasinya pertimbangan Kopma/ FKKMI & Kopontren2 adalah Figur Ideal karena berlatar belakang pendidikan S1, S2 hingga S3 tentang Koperasi, puluhan tahun aktif diberbagai Koperasi hingga kini menjabat Sekjen DEKOPIN dan Ketum INKOPONTREN, aktif juga dalam berbagai Forum Koperasi International, kira kira apa yang menyebabkan tidak terpilih ?
He-he-he itu hak prerogatif presiden, saya ucapkan terimakasih pada FKKMI, PUSKOPI, Foker Kopontren Jatim dan elemen masyarakat lainnya atas dukungannya, saatnya kita sepenuh hati bantu kang Teten Masduki Menteri Koperasi yang baru agar koperasi pun mampu berkontribusi untuk Indonesia Maju”

“Sudah ya, sudah terlambat beberapa menit” tutup Sukri seraya buru buru memasuki convention hotel dibilangan Jakarta Selatan karena menjadi Nara Sumber. |JBS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.