Home Dunia Kisah Perjalanan Museum Kota Bandung (Bagian 5 -selesai), Ridwan Kamil dan Oded...

Kisah Perjalanan Museum Kota Bandung (Bagian 5 -selesai), Ridwan Kamil dan Oded Harus Turun Tangan Soal Museum Bandung, Demi nilai luhur dan Martabat Bangsa

175
0

JABARSATU.COM — Sejak Museum Bandung ada, dengan lebih dari 25 event besar digelar adalah satuprestasi yang sangat luar biasa. MKB bersama TIM Museum menjadi barometer yangkuat. Memang membangun komunitas baru adalah sebuah kekuatan dalam sebuahlandasan membangun museum. Lebih lagi mempunyai nilai adalah komunitas dimana akanjadi sahabat museum yang kuat di kota Bandung.

Jadilebih baik MKB harus lebih dikuatkan dengan cara yang bijak. Dari pada harus kisruh dalam penanganan dan pengelolaannya. Untuk semua semua agar tidak kisruh hendaknya tak ada kata terlambat.

Seorang yang awalnya punya gagasan ide museum yang dulu Walikota yang saat ini Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Walikota kini Oded M Danial ada baiknya duduk bersama dan wujudkan dukungan  kepada MKB ini jagan setengah-setengah apalagi labil karena diduga para pembisiknya yang kurang kapable dan akhirnya kisrus MKB berkepanjangan.

Untuk itu lebih baik MKB dibuatkan kesepakatan baru atau apalah namanya yang biar  beda irisan tak makin tajam antara tim museum yang di SK oleh Walikota Ridwan Kamil dan pihat Dinas Pariwisata Budaya (Disbudpar) yang selalu sampai kini merasa paling punya hak kelola. Meski secara asset itu adalah biro asset Kota Bandung.

TimMuseum dengan patokan SK Walikota Bandung No. 648/Kep 598-Disbudpar/2015,tanggal 25 Juni 2015 : Tentang Pembentukan Tim Pendirian Museum Sejarah KotaBandung Tim ini bertugas dengan Enam tugas pokok. Ini sah dan berkekuatan hukum dengan dengan ruangnya kerja ada dasar itu sampai Museum ini selesai diwujudkan secara paripurna. Dan pihak Disbupar dengan tatanan hirarki birokrasi merasa punya hak kelola dan bisa memegang kendali.

Memang keduanya bebas tafsir. Dalam hal ini semua mungkin dan pastinya nantinya akan jadi  perang wacana Telor apa Ayam dulu yang muncul.

Adabaiknya memang kiranya tak salah lebih cepat lebih baik Ridwan dan Oded bahasini secara konferehensif agar tak berlarut-larut. Kisruh pun tak akan panjang lagi. Atau perang kasus dari muali vendor dengan terornya dan sejumlah tender gagal, ada patung yang sudah jadi tak terpasang atau hal remeh temeh yang subtansinya akan menghambat laju kemajuan MKB yang sudah terprogram secara apik.

Coba Lihat foto diatas artikel akhir ini, bukankah Tim Museum dan Disbupar semua sudah dengan kostum TIM MUSEUM berfoto bersama, dan kelihatannya damai adem dan sumringah posenya. Jadi sekali lagi Kang Emil dan Mang Oded ayolah duduk bersama damaikan mereka jangan Anda lepas ruang besar komunikasi kemajuan museum masa depan Bandung ini. Bukankah bangsa yang besar tahu bahwa sejarah adalah saksi besarnya museum. Dan jika saja Kang Emil dan Mang Oded duduk bersama dengan Tim Museum dan Disbupar Kota bandung, maka nilai luhur dan martabat  bangsa akan tumbuh dalam  sauyunan kebahagian hakiki.

TAMAT

TIM JABARSATU.COM  AHM, HER, SUK, GT, & AO

Catatan tulisan 5 seri untukuntuk bangun keharmonisan budaya dan keutuhan bersama dalam menwujudkankekuatan hakiki.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.