Home JabarKini Partai Golkar Simulasi Pasangan Demiz-Demul

Partai Golkar Simulasi Pasangan Demiz-Demul

633
0

JABARSATU – Pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau sebaliknya akan disimulasikan oleh Partai Golkar, sebagai salah satu alternatif yang akan diusung dalam Pilkada Jawa Barat 2018 nanti.

“Kalau Demiz (Deddy Mizwar) dilepas Gerindra, menarik juga kalau kita wacanakan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi, tinggal nambah empat kursi, kita bisa komunikasi dengan partai-partai yang ada, misal Hanura dan PAN,” kata Wakil Sekjen Bidang Pemenangan Pemilu Wilayah Jawa I Partai Golkar, Ratu Dian Hatifah dalam keterangan tertulisnya kepada Antara, Senin 2 Oktober 2017.

Adapun simulasi yang dikalkulasikan sebelumnya yakni pasangan Dedi Mulyadi dengan wakil dari PDIP, serta simulasi pasangan Ridwan Kamil dengan kader Golkar yakni antara Daniel Mutaqien. Dan untuk simulasi megusung Ridwan Kamil, calon wakil yang disiapkan Golkar selain Daniel tentu juga figur Dedi Mulyadi selaku Ketua DPD I Golkar Jabar.

Menurut Hatifah, Pantai Golkar serius menganalisis berbagai simulasi itu karena menempatkan Jabar sebagai basis strategis yang harus dimenangkan.

Apalagi, lanjut dia, Golkar adalah basis yang menyumbang basis suara nasional dalam Pemilu lalu yakni sebesar 19 persen. Karenanya, pertimbangan untuk memenangi Pilkada 2018 menjadi sagat penting sehingga dalam menentukan calon benar-benar dilihat potensi kemenangannya.

“Deddy Mizwar di survei bagus, begitu juga Dedi Mulyadi. Makanya kita berpikiran bagaimana ini bisa dipasangkan. Soal siapa yang nomor satu dan siapa calon wakil, nanti bisa dianalisis bagaimana potensnya dan itu saya kira bisa dikomunikasikan,” ujarnya.

Bagi Golkar, betapapun survei menjadi salah satu pertimbangan penting tetapi soal potensi juga menjadi pentimbangan penting juga. Oleh karena itu, potensi pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi benar-benar akan dikalkulasikan, termasuk kalkulasi dengan partai apa nanti berkoalisi.

“Jadi posisi sekarang, kita masih tahap mematangkan opsi-opsi yang disimulasikan itu. Sebagaimana disampaikan Sekjen Partai Golkar Pak Idrus Marham, kita belum ada keputusan final soal siapa yang diusung. Kita kalkulasi pasangan mana yang potensi memangnya besar dan di situ ada salah satu kader Golkar di dalamnya,” tuturnya. (gm/JBS)

Previous articleRibua Kader Golkar Inginkan Dedi Mulyadi Jadi Gubernur Jabar
Next articleMacet, Tol Cileunyi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.