Home Bandung Indramayu dan Subang Kekeringan

Indramayu dan Subang Kekeringan

1403
0

JABARSATU – Beberapa daerah di Kabupaten Subang dan Kabupaten Indramayu mengalami kekeringan ekstrim. Kriteria kekeringan ekstrim adalah ketika sebuah daerah mengalami hari tanpa hujan selama lebih dari 60 hari.

Berdasarkan informasi yang didapatkan Tribun Jabar dari BMKG Jawa Barat, terdapat dua pos hujan di Subang dam satu pos hujan di Indramayu mengalami kekeringan ekstrim.

Daerah tersebut adalah pos hujan Karanganyar dan Pusaka Nagara, Kecamatan Pusaka Nagara, Subang.

Kedua daerah ini belum diguyur hujan masing-masing selama 86 hari dan 85 hari. Pos Hujan Cidempet, Kecamatan Arahan, Kabupaten Indramayu mengalami hari tanpa hujan selama 84 hari.

Beberapa daerah lain di Jawa Barat juga berpotensi mengalami kekeringan ekstrim. Di antaranya adalah Salam Darma, Karang Anyar, Ciasem (Subang), Cinangka, Purwakarta, Cikao Bandung (Purwakarta), Cimalaka (Sumedang), Losarang, Cidempet, Indramayu, Bondan (Indramayu), Gegesik (Cirebon), Talaga (Majalengka), dan Ciparay (Bandung).

Selain itu, ada beberapa daerah juga yang mengalami kekeringan sangat panjang, selama 31-60 hari. Daerah tersebut adalah Lemah Abang, Tambun (Bekasi) , Teluk Bango, Batu Jaya, Teluk Buyung, Pasir Ukem, Pataruman (Karawang), Dangdeur (Subang), Juntinyuat, Krangkeng (Indramayu),  Waduk Darma (Kuningan).

Hal serupa terjadi di Rentang, Sadawangi, Banjaran, Rawa, Sunia, Pajajar, Talaga, Cikijing, Majalengka (Majalengka), Bantardewa, Ciamis (Ciamis), Malangbong, Leles, Banyuresmi, Haurwangi (Garut), Cikancung Bandung), Bojong Picung, Cidaun (Cianjur), Lengkong, Cikaso, dan Tegal Buleud (Sukabumi).

 

Tidak semua daerah mengalami masa kekeringan yang panjang. Beberapa daerah di Jawa Barat juga mengalami hujan, di antaranya adalah Bogor bagian utara dan tengah, serta Kota Bekasi.Menurut pantauan BMKG Jawa Barat, sebagian besar wilayah Jawa Barat diguyur hujan intensitas rendah.

Di Bogor tengah dan Purwakarta selatan mengalami hujan intensitas menengah.Data tersebut merupakan data terbaru yang didapatkan BMKG Jawa Barat hingga. (TJ/JBS)

Previous articleBandungmooi Pentaskan Munding Dongkol
Next articleMUI Terbitkan Fatwa Uang Elektronik

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here


Notice: Function amp_has_paired_endpoint was called incorrectly. Function called while AMP is disabled via `amp_is_enabled` filter. The service ID "paired_routing" is not recognized and cannot be retrieved. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 2.1.1.) in /home/jabarsatu/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831

Notice: Function amp_has_paired_endpoint was called incorrectly. Function called while AMP is disabled via `amp_is_enabled` filter. The service ID "paired_routing" is not recognized and cannot be retrieved. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 2.1.1.) in /home/jabarsatu/public_html/wp-includes/functions.php on line 5831

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.