Home Basa Sunda Inilah Sastrawan yang Raih Hadiah Sastra “Rancage” 2017

Inilah Sastrawan yang Raih Hadiah Sastra “Rancage” 2017

529
0

JABARSATU – Yayasan Kebudayaan Rancage merupakan lembaga nirlaba yang bergerak dalam bidang pemeliharaan, pengembangan dan pelestarian bahasa serta sastra daerah khususnya sastra Sunda, Jawa, Bali dan Lampung kembali memberikan Hadiah Sastera Rancage kepada para sastrawan yang telah menulis karya sastra baik cerpen maupun puisi.

Menurut Ketua Dewan Pengurus Yayasan Kebudayaan Rancage, Rachmat Taufiq Hidayat, selama tahun 2016 ada sekitar 40 judul sastra bahasa Sunda yang terbit baik karya baru maupun cetak ulang atau karya bersama.

“Ada 23 judul buku karya sastra bahasa Sunda yang harus dinilai, setelah diteliti kemudian dipilih 3 dan akhirnya ditentukan satu penerima hadiah,” kata Rachmat, diacara Pemberian Hadiah “Rancage” di Perpustakaan Ajip Rosidi Jl. Garut No. 2, Sabtu (09/09/17).

Sementara untuk sastra Jawa ada sekitar 20 judul buku yang terbit selama tahun 2016, untuk sastra Bali ada 10 judul buku sastra dan untuk sastra Lampung hanya ada 2 buah karya sastra dalam bahasa Lampung sementara untuk sastra Banjar hanya 7 karya.

Berdasarkan hasil penilaian, untuk sastra Sunda Hadiah diberikan kepada Aam Amilia dengan karya kumpulan cerpen “Di antara Tilu Jaman”, untuk sastra Jawa diberikan kepada Moh. Syaiful dengan Roman Sejarah “Agul-agul Belambangan.

Untuk sastra Bali hadiah sastra “Rancage” 2017 kumpulan cerpen karya Dewa Ayu Carma Citrawati “Kutang Sayang Gemel Madui”, untuk sastera Lampung karya Udo Z. Karzi “Negarabatin”.

Dan hadiah sastra “Rancage” 2017 untuk sastra Batak berupa kumpulan 10 cerpen karya Tansiswo Siagian “Sonduk Hela” serta hadiah untuk sastra Banjar roman karya Jamal T. Suryanata “Pembatangan”.

Sementara untuk hadiah “Samsoedin” yaitu karya sastra yang diberikan kepada para pengarang bacaan anak-anak dalam bahasa Sunda diterima  oleh Darpan dengan karyanya “Nala”.

Ada delapan kategori penghargaan yang diberikan dalam acara ini.

Untuk kategori Sastra Sunda, dimenangi oleh Aam Amilia, penulis karya sastra ‘Di Antara Tilu Jaman’.

Kategori Sastra Jawa dimenangi oleh Moh Syaiful , penulis karya sastra ‘Agul-agul Belambangan’.

Kategori Sastra Bali dimenangi Dewa Ayu Carma Citrawati, penulis karya sastra ‘Kutang Sayang Gemel Madui’.

Kategori Sastra Lampung dimenangi oleh Udo Z Karzi penulis karya sastra ‘Negarabatin’.

Kategori Sastra Batak dimenangi oleh Tansiswo Siagian, penulis karya sastra ‘Sonduk Hela’.

Kategori Sastra Banjar dimenangi oleh Jamal T Suryanata, penulis ‘Pembatangan’.

Pada penyerahan hadiah Sastra Rancage 2017 ini, juga diberikan penghargaan khusus kepada Bupati Serdang Bedagai, Soekirman Ompu Abimanyu atas karyanya ‘Parlombu-lombu’.

Sedangkan hadiah Samsoedi, atau hadiah sastra yang diberikan kepada pengarang bacaan anak-anak dalam Bahasa Sunda diraih oleh Darpan, penulis ‘Nala’.

Para pemenang mendapatkan hadiah berupa piagam penghargaan dan uang senilai Rp 5 juta.

Acara Hadiah Sastra Rancage 2017 ini juga dihadiri Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar yang memberikan sambutan dan secara simbolis menyerahkan piagam kepada beberapa penerima penghargaan. |UJANGADANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.