Home Bandung 50 CCTV Dipasang di Jalur Mudik Jabar

50 CCTV Dipasang di Jalur Mudik Jabar

831
0

JABARSATU – Untuk mengantisipasi kemacetan, sekitar 50 unit closed circuit television atau CCTV dipasang di jalur mudik Jawa Barat. CCTV ini di antaranya dipasang di Nagreg, Sumedang, Palimanan, Ciawi, Sukabumi, Bogor, dan Ciranjang.

“Ini kemajuan untuk Jabar meski mungkin belum optimal karena memang baru dan perlu waktu menyambungkan koneksi se-Jabar. Tapi diharapkan dengan CCTV ini kemacetan bisa ditangani tidak secara mendadak,” ujar anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat, Gatot Tjahyono, di Bandung.

Komando CCTV akan tersentral di Dinas Perhubungan Jawa Barat, Jalan Sukabumi, Kota Bandung. Ada sekitar 50 unit yang dipasang di daerah-daerah rawan macet dengan keberadaan bottleneck dan persimpangan-persimpangan. “Termasuk di depan pabrik Kahatex,” ujar dia.

Pemasangan CCTV merupakan gagasan Pemerintah Provinsi Jabar. Namun, dalam pengadaannya pemerintah provinsi dibantu oleh pemerintah pusat. Alokasi anggaran dari kas provinsi mencapai sekitar Rp 10 miliar, sedangkan pusat membantu dalam bentuk barang.

Komisi IV yang membidangi infrastruktur, lanjut Gatot, juga telah meninjau sejumlah lokasi jalur mudik. Persiapan infrastruktur jalan telah mencapai 90 persen. Pada H-10 diprediksikan persiapan akan final. “Yang menjadi fokus kita adalah PJU (penerangan jalan umum) dan pelimpahan di titik-titik macet seperti tol Cipali Cirebon dan dari Sumedang ke Cirebon,” kata dia.

Selain keberadaan CCTV, Gatot juga mengatakan baru kali ini dibentuk panitia besar yang mengurusi mudik. Panitia besar tersebut diatur melalui keputusan presiden. Di Jabar, Dishub dan kepolisian masuk sebagai panitia tersebut. Kementerian Perhubungan menetapkan area Cikopo, Purwakarta, sebagai pusat komando arus mudik dan balik.

Sebagai jalur yang dilewati pemudik dari arah Jakarta ke Jawa Tengah dan Jawa Timur maupun sebaliknya, Komisi IV DPRD Jabar meminta sejumlah jalan tol yang sedang dalam progres juga bisa segera difungsikan. Seperti tol Cisumdawu dan Soroja, seharusnya telah disiapkan. Operasional Cisumdawu seksi I akan membantu mengurangi beban kendaraan di Cadaspangeran. “Sebenarnya sudah bisa digunakan karena sudah siap secara konstruksi dan rambu-rambu tinggal disiapkan,” kata dia.

Gatot mengatakan sejauh ini, anggaran untuk pengadaan rambu telah disiapkan. Sehingga, menurut Gatot, jalan tol di Jabar sudah bisa difungsikan sementara.(PR/JBS/MD)

Previous articleTotal Pungli di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Bandung Mencapai Rp 63,9 juta
Next articleJasa Marga Siapkan Uang Receh 1 Miliar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.