Home Bisnis & Ekonomi Ormas Sisir Tempat Miras di Bogor

Ormas Sisir Tempat Miras di Bogor

524
0

JABARSATU – Sekelompok orang beratribut salah satu organisasi kemasyarakatan tetap melakukan penyisiran tempat-tempat yang diduga menjual minuman keras. Itu terjadi di Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, akhir pekan lalu. Petugas kepolisian segera menghentikan sweeping miras tersebut sesuai instruksi Kepala Polisi Resor Bogor yang melarang masyarakat melakukan aksi tersebut.

Belasan anggota ormas itu mendatangi sejumlah tempat yang dianggap menjual minuman beralkohol namun tidak menemukannya. Kapolres Bogor, Andi M Dicky Pastika memastikan barang yang mereka cari sudah tidak dijual di tempat-tempat tersebut. Itu karena jajarannya sudah terlebih dulu menyita dari pemilik tempat.

“Tidak ada miras lagi disana, karena dua pekan lalu, anggota sudah lebih dulu lakukan penyitaan. Semalam dilakukan pengeledahan ulang dan memang sudah kosong,” kata Dicky mengonfirmasi, Minggu 28 Mei 2017. Karena dipastikan telah steril, ia meminta masyarakat tidak perlu sweeping miras.

Aksi sweeping dianggap bisa menebar ketakutan di tengah masyarakat yang sedang menjalankan ibadah di bulan Ramadan. Apabila masyarakat memang menemukan minuman beralkohol dan barang haram lainnya dijual di lingkungan mereka, Dicky meminta masyarakat cukup melaporkannya pada petugas kepolisian terdekat.

Upaya penindakan, menurut dia, hanya dapat dilakukan oleh aparat penegak hukum yang seharusnya. Ia meminta masyarakat mempercayakan penindakan tersebut pada petugas terkait. “Sesuai aturan yang berlaku dan dilindungi undang-undang, yang boleh melakukan operasi dan penyitaan hanya polisi,” kata Dicky.

Bagi masyarakat yang tetap melakukan penyisiran serupa, Dicky menegaskan jajarannya akan menindak tegas sesuai aturan yang berlaku. Ia mengatakan, penegakan hukum tak hanya dilakukan terhadap ormas yang melakukan penyisiran tapi kelompok masyarakat lain yang sengaja mengganggu ketertiban umum.(PR/JBS/MD)

Previous articleJasad Salah Seorang Pelaku Bom Kampung Melayu Ditolak Masyarakat
Next articleCuaca di Bandung Berubah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.