Home Bisnis & Ekonomi Uchok Sky Khadafi: Kejati Jabar Harus Sidik Lelang “Top Soil” PemKab Karawang

Uchok Sky Khadafi: Kejati Jabar Harus Sidik Lelang “Top Soil” PemKab Karawang

755
0
Uchok Sky Khadafi, Direktur CBA / FOTO MDS/JBS

JABARSATU – Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi meminta Kejati Jabar Harus Sidik  lelang “Top Soil” yang dilakukan Pemerintah daerah Karawang pada tahun 2016 melalui dinas Pertanian Kehutanan perkebunan, dan peternakan.”

“Lelang pengadaan “Top Soil” dengan HPS (Harga Prakiraan Sendiri) Sebesar Rp.986.771.700 selanjutnya untuk diketahui, yang nama Top Soil adalah lapisan tanah teratas yang biasanya mengandung bahan organik dan berwarna gelap serta subur. biasanya, setabal 25 cm yang sering disebut lapisan,” kata Uchok kepada JABARSATU.COM Jumat 5 Mei 2017.

Kemudian, lanjut Uchok lelang “Pengadaan Top Soil” ini dimenangkan oleh Duta Prima Priangan, beralamat di Jalan.Cibogor Rt.005/008 Ds. Pamekaran Kecamatan Soreang, kabupaten Bandung, dengan harga penawaran sebesar Rp.982.002.000. Dan Dari gambaran lelang diatas, ada kejanggalan seperti:

Pertama, penawaran harga dari duta prima priangan ini sangat mahal. mahalnya setinggi langit. sehingga bisa berpotensi merugikan negara sebesar Rp.187.743.700.

Dan kejanggalan kedua, adalah pemenang lelang CV.duta prima priangan seperti dipaksakan sebagai pemenang lelang. karena, CV. Duta Prima Priangan ada pada urutan atau rangking Nomor 4 pada penawaran harga.

“Jadi, sebetulnya, perusahaan ini, tidak pantes untuk menang,” tegas Uchok.

CBA meminta Kejati Jabar untuk segera melakukan penyelidikan atas kasus ini. Monggo panggil orang-orang yang bertanggungjawab seperti kepala dinas pertanian Kehutanan perkebunan dan peternakan Kabupaten Karawang, dan perusahaan pemenang lelang dalam tender ini ke kantor Kejati. “Jika perlu Bupati Karawang diperiksa,” tutupnya. |JAL/JBS

Previous articleLaporan Investigasi CBA: Kejati Harus Periksa Bupati Bandung Barat Abu Bakar Terkait Revitalisasi Pasar Sindangkerta
Next articlePanglima TNI : Petani dan Nelayan Pahlawan Pertumbuhan Ekonomi