Home Hukum Apes, Maling Dibekuk Warga setelah Satroni Rumah Dokter

Apes, Maling Dibekuk Warga setelah Satroni Rumah Dokter

1087
0
Seorang pelaku pencuri tak berdaya saat tertangkap warga Panglayungan 2

Seorang pelaku pencuri tak berdaya saat tertangkap warga Panglayungan 2
Seorang pelaku pencuri tak berdaya saat tertangkap warga Panglayungan 2

Tasikmalaya, JABARSATU – Nasib sial menimpa  Y (25) warga Singaparna, Tasikmalaya.  Ia tertangkap warga saat berencana kabur dari sebuah rumah gedong di Jalan Panglayungan 2, Cipedes kota Tasikmalaya, Minggu, (28/02) dini hari. Rumah tersebut merupakan target percobaan pencurian Y.

Rumah itu miliki seorang dokter kandungan dr. Ii Supriatna (72). Ia bercerita ihwal kejadian pada pagi buta itu. Ia sangat kaget saat mendengar teriakan dari kamar anaknya Muhammad Zulkarnaen (41) di lantai 2.

“Anak saya lagi tidur lalu terbangun, pas bangun naha aya jelema muka jendela. Anak saya teriak maling, “katanya di TKP yang saat itu sudah dikerumuni warga dan polisi setempat.

Masih di TKP, Kapolsek Indihiang, Kompol Setiyana  mengatakan bahwa pelaku mencoba melarikan diri saat korban terbangun.

” Pelaku ketakutan akhirnya, kabur dari kamar kemudian dikejar oleh korban melalui jendela, “katanya.

Zulkarnaen pun mengalami luka di kepala dan lututnya akibat terkena benturan jendela kaca kamarnya saat mengejar pelaku. Kaca jendela pecah, bercak darah berserakan di kamar korban.

Tak berhenti di situ, korban melanjutkan pengejaran  hingga ke luar rumah (masih di lantai 2). Belum sampai korban mencoba berhasil menangkapnya, pelaku keburu terjatuh dari lantai 2. Warga yang kebetulan mendengar teriakan korban, langsung mengamankan pelaku. Pelaku pun babak belur. 

“Pelaku berikut barang bukti satu tas, dua hp, obeng, diamankan dibawa Polres Kota untuk dilakukan penyidikan. Kerugian masih dalam pendataan pihak keluarga korban, “terang Setiyana. (boy/jbs) 

 

Previous articleLady Rocker Berhijab Gebrak Tasikmalaya
Next articleKorupsi Tambang, Wakil Bupati Inhu Bakal Diperiksa Kejagung Lagi