Home JabarKini Ketua Umum MUI: Persoalan Jilbab TNI, Akan Jadi Amal Jariyah Panglima TNI

Ketua Umum MUI: Persoalan Jilbab TNI, Akan Jadi Amal Jariyah Panglima TNI

786
0

jilbabJABARSATU.COM – Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin ikut berkomentar terkait adanya ralat penggunaan jilbab di kalangan TNI. Din berpendapat penggunaan jilbab merupakan kebebasan bagi warga negara Indonesia dan telah dijamin oleh Pancasila dan UUD 1945.

“Undang-Undang memberi kebebasan bagi warga negara untuk memeluk agama dan menjalankan ibadat sesuai agama. Maka untuk menggunakan busana muslimah itu bagian dari ibadat yang seharusnya tidak dihalangi,” kata Din di Gedung Sate, Rabu (3/6/2015).

Menurutnya, pemakaian jilbab justru akan memberi nilai tambah bagi para anggota TNI. Apalagi, penggunaan jilbab juga diyakini tak akan menghalagi aktivitas anggota TNI berjenis kelamin perempuan.

“Harus didukung karena sesuai konstitusi, apalagi penggunaan jilbab memberi nilai tambah untuk anggota TNI dan Polri terutama dalam komitmen moral,” katanya.

Din pun menyayangkan adanya penarikan keputusan pembolehan penggunaan jilbab oleh Panglima TNI. Ia mengimbau agar pejabat pemerintah lebih bijaksana dan mengedepankan kearifan dalam membuat keputusan.

“Sebenarnya tidak ada alasan menghalangi apalagi merujuk pada pancasila dan UUD. Apalagi ini udah diumumkan kemudian ditarik kan tidak baik, itu akan jadi catatan. Janganlah mudah untuk ditarik karena akan menimbulkan dampak psikologis,” kata Din.

Meski begitu, Din menyerahkan sepenuhnya keputusan tersebut kepada pihak terkait.

“Kita kembalikan pada pemangku amanat, yang punya kuasa. Tapi kan kekuasaan itu tidak langgeng. Menurut hemat saya alangkah lebih baik jika panglima meninggalkan legacy, warisan yang baik, itu akan jadi amal jariyah bagi Panglima TNI,” katanya. (JBS/TRB)

Previous articleMahasiswi IKJ Tewas Saat Mendaki Gunung Pangrango
Next articlePuasa Berbarengan Pada 18 Juni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.