Home Hukum Kapolda Jabar Klaim Aksi Begal di Jawa Barat Hanya 8 Persen Setahun

Kapolda Jabar Klaim Aksi Begal di Jawa Barat Hanya 8 Persen Setahun

473
0

kapolda1JABARSATU.COM – Kapolda Jabar Irjen Pol Moch Iriawan mengklaim pencurian kekerasan di jalanan atau yang kini populer disebut begal hanya sekitar 8 persen selama satu tahun. Kejahatan yang masih mendominasi adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
“Terimakasih pada media massa di Jabar yang tidak terlalu membesar-besarkan kasus begal. Karena kasihan rakyat, mereka resah dengan pemberitaan itu,” ujar Kapolda saat tatap muka dengan pimpinan media dan wartawan di Hotel Bali World, Jalan Soekarno Hatta,Tadi siang.
Menurutnya secara hukum, tidak ada terminologi begal, yang ada yaitu pencurian dengan kekerasan (curas). Untuk di Jabar, kata dia, kasus curas tidak terlalu menonjol, hanya sekitar 8 persen selama satu tahun.
“Ada tiga pencurian, yaitu curanmor, yaitu mencuri sepeda motor, misal di depan rumah atau kantor, lalu pencurian pemberatan, itu misal masuk ke dalam rumah dengan merusak dan mencuri, dan terakhir curas yang kini lebih dikenal begal, aksi kejahatan di jalanan,” jelasnya.
Iriawan mengklaim aksi begal di jalanan di Jabar, khususnya di Bandung kini menurun. “Dulu itu Pasupati dikenal rawan. Saya ingat media dulu menggambarkannya foto pasupati dan ada tengkorak, seram. Sekarang alhamdulillah tidak ada lagi,” klaimnya.
Menurutnya Mabes Polri menilai wilayah Jabar kini kondusif. “Jabar tidak termasuk 10 besar wilayah yang kejahatannya tinggi,” katanya.
Lebih lanjut Iriawan mengaku kinerja aparat kepolisian di Jawa Barat ternyata diapresiasi Mabes Polri. “Alhamdulillah dari 32 Polda, Polda Jabar terbaik kinerjanya. Penghargaan ini tidak bisa dibeli dengan uang,” tandasnya.(DTC/JBS/MD)

Previous articleKasus Dugaan Korupsi Stadion BLA Gedebage Diduga Capai Ratusan Miliar
Next articleKomisi I DPR Akan Panggil Menkominfo Minta Penjelasan Pemblokiran 22 Website

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.