Home JabarKini Isak Tangis Iringi Pemakaman Een Sukaesih

Isak Tangis Iringi Pemakaman Een Sukaesih

647
0

JABARSATU.COM – Isak tangis mengiringi lepergian guru qolbu Een Sukaesih, gubernur Jabar, mantan presiden SBY dan Puluhan siswa SD mengikuti jalannya proses pemakaman pejuang pendidikan asal Sumedang, Een Sukesih. Tangis harus mengiringi kepergian guru tersebut.
Pantauan di pemakaman, Sabtu (13/12/2014), ratusan siswa SD mengikuti prosesi pemakaman dan telah berkumpul di kediaman Een Sukesih di Jalan Raya Cibereum, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Mereka juga ikut melakukan salat jenazah di sebuah masjid yang berada 400 meter dari kediaman Bu Een.
Tak lama, jenazah Een Sukesih dimakamkan di komplek pemakaman tak jauh dari kediamannya. Selama prosesi pemakaman, para siswa SD ini menyanyikan lagu “Terima Kasih Guru”, sambil menangis dan berangkulan satu sama lain.
Tak hanya siswa SD, beberapa orang pejabat tinggi dari Jawa Barat juga ikut menghadiri prosesi pemakaman tersebut. Diantaranya Bupati Sumedang, Ade irawan, dan Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan yang menjadi imam salat jenazah.
Seorang siswa SD kelas IV bernama Asfi, sempat mengungkapkan rasa kehilangannya atas sosok Bu Een. Menurutnya, Een Sukaesih yang dipanggilnya dengan sebutan Uwak tersebut merupakan sosok yang sangat baik dan kerap memberikan kebahagiaan bagi para siswa.
“Saya merasa sangat kehilangan uwak, saya sudah diajak uwak sejak kelas 1 SD sampai kelas 4 SD sekarang. Kalau liburan suka main sama uwak,” ujar Asfi sambil menangis.
Setelah prosesi pemakaman selesai, satu persatu dari murid SD tersebut mengelilingi makam untuk berdoa bagi Een Sukaesih.
Ibu Een Sukaesih merupakan pejuang pendidikan asal Sumedang yang tubuhnya lumpuh. Di tengah keterbatasan kondisi dia tetap mengajar, menyebarkan ilmu kepada para muridnya. Een sempat diboyong ke Istana untuk bertemu SBY saat masih menjabat sebagai presiden. Dan juga Ibu Een mendapat kunjungan balasan spesial dari SBY pada Februari lalu.(Jbs/dtc/md)

Previous articleSelamat Jalan Wa Een, Sang Inspirator
Next articleNgunduh Mantu Raffi-Nagita di Pendopo Kota Bandung Ditolak Parlemen

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.