Home Bisnis & Ekonomi Tarif Angkutan Lebaran Tidak Naik

Tarif Angkutan Lebaran Tidak Naik

470
0

biscJABARSATU.COM – Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Barat memastikan tarif angkutan Lebaran 2014 di Jawa Barat tidak mengalami kenaikan. Ini artinya di lapangan tidak ada istilah tuslah Lebaran dan tarif pun mengikuti aturan sebelumnya.
“Untuk Lebaran kali ini tidak ada kenaikan tarif,” kata Kepala Dishub Jabar, Dedi Taufik, di Bandung, Sabtu (19/7/2014).
Dedi mengatakan, tarif angkutan umum di Jabar tetap mengikuti aturan Pergub No 38 tahun 2013 tentang tarif dasar batas atas dan batas bawah AKDP kelas Ekonomi.
Menurut Dedi, tarif dasar batas atas untuk bus ukuran besar/sedang seharga Rp 175,35 per penumpang per kilometer. Untuk bus ukuran kecil nilainya Rp 243,68 per penumpang per kilometer.
“Untuk tarif dasar batas bawah adalah bus ukuran besar atau sedang seharga Rp 107,90 per penumpang per kilometer. Untuk bus ukuran kecil seharga Rp 149,96 per penumpang per kilometer,” kata Dedi.
Dedi mengatakan, jika ada awak angkutan umum yang menaikkan tarif, langsung saja laporkan ke petugas Dishub terdekat. Menurut Dedi, petugas Dishub tersebar di terminal dan jalur mudik Lebaran di seluruh Jawa Barat.
Tentang arus mudik lebaran, kata Dedi, diperkirakan tahun ini akan terjadi lonjakan jumlah kendaraan roda empat milik pribadi. Kenaikannya, kata Dedi, berkisar 7,92 persen dibanding tahun sebelumnya. Ini artinya tahun ini jumlah kendaraan roda empat milik pribadi akan mencapai 5 juta unit.
“Untuk roda dua akan ada peningkatan sekitar 3 juta unit kendaraan. Namun untuk transportasi mengalami penurunan sekitar 4,53 persen dari tahun sebelumnya,” kata Dedi.
Menurut Dedi, selain arus mudik, pada arus balik pun diprediksi akan mengalami peningkatan jumlah kendaraan dibanding tahun sebelumnya.
Dedi mengatakan, jumlah kendaraan yang melewati jalur jalan di Jawa Barat, baik jalur pantura, tengah, maupun selatan pada 2013 mencapai 11 juta unit. Tahun ini diperkirakan bakal meningkat menjadi 15 juta unit.
“Puncak arus mudik diperkirakan H-3 Lebaran karena baik karyawan swasta maupun PNS (pegawai negeri sipil) baru mulai libur Lebaran,” kata Dedi. (JBS/TJ/MD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.