Home Hukum Walikota Bandung Marah Karena “Disapirakeun” Pedagang Gedebage

Walikota Bandung Marah Karena “Disapirakeun” Pedagang Gedebage

478
0

RK1

JABARSATU.COM – Siapa yang tak sakit hati, jika sedang bicara kemudian diacuhkan oleh lawan bicara. Apalagi jika ia seorang walikota yang mestinya dihormati tapi malah oleh pedagang  disapirakeun.
Adalah Walikota Bandung Ridwan Kamil Kamis siang tadi (15/5/14) merasa kesal akibat ulah pedagang di Pasar gedebage Bandung. Darah mudanya mendidih saat ia melakukan peninjauan bersama anggota DPRD Kota Bandung.
Inilah kronologisnya:
Setiba di Pasar Gedebage, Emil panggilan akrab Ridwan mencoba menegur seorang Ibu muda berkaos merah, agar tidak berjualan di lokasi yang ditempatinya sekarang, karena untuk relokasi PKL asal 7 titik.
Emil tentu saja berharap wanita itu mengangguk atau paling tidak mengiyakan tegurannya, tapi tak dinyana, wanita yang tidak dikatahui namanya itu malah ngabalieur, memalingkan mukanya tanpa mau melihat ke wali kota bersama rombongan.
Lalu Emil mencoba bicara lagi  “Ibu salah berjualan di tempat milik orang lain, namanya ilegal tidak akan barokah,”. Mendengar ucapan Emil, si wanita langsung meninggalkan kiosnya dan barangnya sambil menggerutu. “Jangan tanya saya, saya tidak tahu tanya pengurus saja,” ujarnya sambil melangkah tergesa-gesa.
Emil naik pitam karena diacuhkan begitu saja, ia mengejar wanita itu, suara mengeras dan berteriak ” Ibu…ibu saya ini lagi bicara, sudah salah tak mau dengar,” ujar Emil.
Si wanita mendengar panggilan dan teguran orang nomor satu malah mempercepat langkahnya.
Rupanya Emil sadar diri, suaranyatak didengar pedagang ,”Ya itulah warga yang tak mau diatur,” ujar Emil sambil menarik napas panjang dan menghentikan langkahnya saat wanita yang dikejar itu jauh meninggalkannya.
Ada apa sebenarnya dengan walikota Bandung ini sehingga diacuhkan oleh PKL? dan emosinya begitu labil dan mudah terpancing?
(JBS/TJ/MD)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.