Home JabarKini Antisipasi Kurupsi Dana Desa

Antisipasi Kurupsi Dana Desa

66
0

JABARSATU.COM – Kewenangan Desa mengelola 10% dari APBN, merupakan peluang dan tantangan yang harus dimaknai positif. Untuk mewujudkan pengelolaan yang baik atas hal tersebut maka Inspektorat Kabupaten Sukabumi menyelenggarakan Diseminasi Pengawasan Keuangan Desa kepada para Kepala Desa dan Bendahara Desa se-Kabupaten Sukabumi, Selasa (4/2/2020).

“Pengawasan atas penyelenggaraan pemerintahan desa adalah proses kegiatan yang ditujukan untuk menjamin agar Pemerintahan Desa berjalan secara efektif dan efisien sesuai ketentuan perundang-undangan” kata Ketua Panitia Penyelenggara, Ahmad Mujadid.

Dalam kesempatan tersebut inspektur Kab. Sukabumi, Dedi Sutadi menyampaikan banyak permasalahan yang membuat lemahnya pemerintahan desa serta membuat masyarakat tidak puas karena akan berpengaruh terhadap kualitas pelayanan dilingkungan pemerintahan desa ” jelasnya.

Menurut Dedi, salah satu hal yang paling dominan adalah masalah pembangunan, “Oleh karena itu pemerintah Desa dituntut agar mampu melaksanakan pembangunan dengan baik, dilengkapi tata kelola keuangan yang sesuai dengan aturan yang berlaku” ucap Dedi.

Hal senada diucapkan Pengawas Pemerintahan Madya, Risbandi AR, bahwa masalah seringkali muncul karena pengelolaan dana yang belum sepenuhnya dipahami oleh para pelaksana di pemerintahan desa, hal tersebut memungkinkan terjadinya kecurangan (fraud) yaitu penyimpangan, penggelapan aset dan rekayasa pelaporan yang mengarah kepada tindak pidana korupsi dalam pengelolaan APBDesa.

“Potensi kecurangan ini perlu diantisipasi, dikendalikan dan diminimalisir bahkan dihilangkan” tegas Risbandi.*lMANG

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.