Home Bandung Kisah Perjalanan Museum Kota Bandung (Bagian 1 dari 5 Bagian)

Kisah Perjalanan Museum Kota Bandung (Bagian 1 dari 5 Bagian)

390
0
Museum Kota Bandung/SukmaOasis-JBS

JABARSATU.COM –  Museum adalah gedung yang digunakan sebagai tempat untuk pameran tetap benda-benda yang patut mendapat perhatian umum, seperti peninggalan sejarah, seni, dan ilmu; tempat menyimpan barang kuno (artefak).

Sebuah Museum adalah institusi yang  permanen, bias juga pengelolaannya secara nirlaba bahkan bisa pulan oleh negara disipakan, melayani kebutuhan publik, dengan sifat terbuka, dengan cara melakukan usaha pengoleksian, mengkonservasi, meriset, mengomunikasikan, dan memamerkan benda nyata kepada masyarakat untuk kebutuhan studi, pendidikan, dan kesenangan.

Dalam liputan kali ini kami  ingin mengungkap kisah perjalanan Museum Kota Bandung dalam tulisan serial.  Di kota Bandung  ada sejumlah museum. Mulai Museum Geologi, Museum Pos, Museum Sri Baduga dan awalnya kami mengira Gedung Indonesia Menguggat adalah Museum Sejarah persidangan Bung Karno, namun ternyata hanya sebuah Gedung sejarah Gedung Indoensia Mengugat (GIM) yang berada tepat di jalan Perintis Kemerdekaan.

Kota Bandung tahun ini berusia 209 tahun, lalu dimana perjalanan sejarah kota itu? Baiklah kita ungkap bahwa dalam perjalanan kisahnya saat ini Bandung boleh berbangga punya Museum.

Sejarah kota Bandung yang menyimpan data sejarah luar biasa dan jejak langka bagaimana sebuah kota tumbuh dan memberi kontribusi bagi peradaban.  Sejarah Kota Bandung adalah sebuah sejarah pertumbuhan dari sebuah kawasan tak bernama di pinggir jalan pos menjadi sebuah kota modern di Hindia Belanda saat itu.

Pada perkembangannya kemudian Bandung menjadi salah satu kota penting bagi perlawanan terhadap kolonial. Bandung menyimpan data sejarah dibalik layar kemerdekaan Indonesia. Catatan itu menjadikan perwujudan itu terakomodir, maka lahirlah Museum Kota Bandung (selanjutnyadisebut MKB).

MKB  dibangun untuk membuka catatan semua.  MKB mempresentasikan kepada generasi berikutnya sebagai jembatan ke masa depan. Kira-kira intinya itu.  Dan mungkin juga sekaligus ini menyimpan pesan dari Founding Father kita Bung Karno: “Jangan sekali-kali meninggalkan sejarah” sehingga tagline ini dijadikan Gerbang Utama saat kita akan masuk museum.

Kehadiran MKB adalah penyeimbang ruang dimana sebelumnya Kota Bandung telah memiliki beberapa Museum yang disebutkan diatas. MKB justru akan membaca lebih sublim kisah tentang kota Bandung yang sebenarnya secara paripurana.

Bandung tergolong kota yang muda usianya, namun memiliki posisi penting pada sejarah Indonesia. Di samping situs fisik kolonial dan masa pendudukan Jepang masih terawat baik, Bandung menjadi kota terpenting dalam pergerakan bangsa Indonesia. Padamasa kolonial, Bandung pernah tersohor sebagai kota pusat intelektual . Pada masa pergerakan kebangsaan Bandung melahirkan kepeloporan dalam perlawanan terhadap penjajahan, baik perlawan fisik, dan yang terpenting adalah gerakan organisasi intelektual yang melahirkan kepeloporan perlawanan.

Disamping itu Bandung merupakan pusat perkebunan, gaya hidup, universitas, budaya baru yang semuanya ini pada masa lalu mejadi daya tarik Bandung. Bandung bisa dipastikan satu – satunya kota modern pada awal abad ke – 20 yang sangat berpengaruh baik di Indonesia dan Hindia Belanda pada saat itu.

Komponen inilah yang menjadi latar belakang utama dibangunnya Museum Kota Bandung. KotaBandung adalah situs budaya dan pergerakan kebangsaan modern untuk Indonesia.

Dengan semua artefaknya yang tersebar di seluruh kota Bandung (sejarah, bangunan, gaya hidup dll), dengan demikian Bandung sebagai “Museum Kota” merupakan satu-satunya di dunia Museum Kota Bandung (Museum of the city of Bandung ) memuat obyek sejarah kota dan budaya dari rentang waktu 1810 – sekarang. Menarik bukan? 

BERSAMBUNG, ikuti Bagian 2: Kisah Perjalanan Museum KotaBandung,  Cagar Budaya Bandung

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.