Home Bandung Banjir Terjang Ujungberung Bandung, Dua Wartawan Senior Berkicau

Banjir Terjang Ujungberung Bandung, Dua Wartawan Senior Berkicau

410
0

JABARSATU – Banjir menerjang kawasan permukiman warga dan sekolah di kawasan Cijambe, Ujungberung, Kota Bandung sore (1 April 2019). Tanggul jebol katanya yang mengakibatkan air meluber.

Video diperoleh dari Kantor SAR Bandung, banjir disebutkan terjadi di Jalan Sukup Baru. Terlihat dalam video, aliran air kencang melintas dan menggenangi jalan. Selain itu, video lainnya, banjir menggenangi sekolah di kawasan tersebut.

“Kantor SAR menerjunkan Tim Rescue ke Ujungberung Bandung,” kata Juru Bicara Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor via pesan singkat, Senin (1/4/2019) demikian Detik melaporkan. 

Yang menarik dari peristiwa ini, Dua Wartawan Senior Bandung berkicau berikut kutipannya di Timeline Facebook Cecep Burdansyah yang menulis sangat tajam:

Apa arti Pojok Dilan ketika banjir menerjang Kota Bandung? Bisakah warga Bandung bahagia? Bagaimana tanggungjawab Tim Akselerasi Pembangunan melihat kondisi ini? Secara moral, seharusnya mereka mundur. Apa yang diakselerasi? Penderitaan rakyat?

Lalu hal sama dari Wartawan senior menulis seperti ini:

Enton Supriyatna Sind1

Banjir Bandang Lagi…

Pa Walikota Bandung, Pa Bupati Bandung, Pa Gubernur Jabar, sudah menyaksikan video evakusi murid-murid SD Ajitunggal Cijambe Kota Bandung? Luapan air akibat hujan deras telah menjebol benteng sekolah dan mengakibatkan ruang-ruang kelas kebanjiran.

Air datang dari hulu di utara Kota Bandung. Lahan-lahan yang tak lagi hijau di wilayah Kab. Bandung gagal menyerap air yang datang dengan debit tinggi. Maka dengan leluasa menggelontor jadi bah dahsyat dan mematikan.

Sejauh ini, dengan banjir bandang berkali-kali di kawasan yang tidak berjauhan, kita belum melihat langkah konkret dari pemerintah untuk mengatasi semua ini. Apakah banjir bandang Cicaheum, Jatiendah Cilengkrang dan Cijambe, belum cukup menjadi daya pacu untuk segera bertindak? Masih menunggu yang lebih besar lagi dari itu?

Menghijaukan kembali lahan-lahan yang sudah beralih fungsi jadi ladang sayuran, adalah salah satu langkah yang bisa dilakukan segera. Sambil mengendalikan perizinan bangunan fisik di Kawasan Bandung Utara. Tapi sayang langkah penghijauan yang dimaksud, belum dilakukan. Paling banter hanya penanaman pohon keras secara sporadis untuk seremonial. Sementara hutan beton terus tumbuh dengan lebatnya.

Pa Walikota Bandung, Pa Bupati Bandung, Pa Gubernur Jabar, sesekali tengoklah kawasan terdampak itu saat hujan turun. Supaya lebih jelas terlihat apa yang terjadi. Hatur nuhun. Wassalam.

Kang Enton juga melampirkan Foto dan video dari netizen. 

Jika melihat kasus diatas jelas ini semacam kritik bagi pemerintah daerah. Baik Kang Cecep dan Kang Enton memang nampaknya masih punya rasa dengan mengkritik itu. Jadi hendaknya ini satu masukan berarti. Dan lebih baik urus warga saat ini kiranya dan lihat lingkungan sekitar, jika perlu evaluasi bangunan di gunung-gunung itu yang penuh dengan kongkalikong ijinnya sehingga hutan menjadi gundul dan yang mengalami bencana banjir warga di bawah. Dari pada sibuk kampanye? Dan apakah masih perlu taman yang dibanggakan itu? Tolong Pak RiKa perhatikan ini. CAG!

UJANG JBS/RED

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.