Home Hukum EMAK-EMAK, CABE, BAWANG, Rp 100.000,-

EMAK-EMAK, CABE, BAWANG, Rp 100.000,-

102
0
SHARE

EMAK-EMAK, CABE, BAWANG, Rp 100.000,-
Oleh: Doddi Espe
Founder JSPRO brand of event

Sandiaga Uno mengutip ungkapan seorang ibu di Riau yang mengeluhkan soal mahalnya harga barang2: “Uang Rp 100.000 cuma dapat bawang dan cabe..” Kesalahan atau sebuah trik untuk ramai dikritisi pihak lawan. Terbukti Guntur Romli politis PSI langsung merespon dengan sinis. Nitizen juga mengomentarinya beragam. Beberapa stasiun TV mengangkatnya menjadi tema diskusi antar elit partai sampai para pengamat ahli.

Pernyataan lain yang membuat ramai ketika Sandi menyarankan para kepala daerah dari pihak oposisi tidak ikut dukung mendukung dalam Pilpres, lebih baik konsen ngurus rakyat. Kali ini Ridwan Kamil yang termakan pancingannya. Kang Emil dengan ketus, menyuruh Sandi berkaca. Dan..! Sandi tak sungkan meminta maaf: “Terkait pernyataan sahabat saya Pak Ridwan Kamil, saya ucapkan terima kasih dan saya tidak bermaksud saling menjatuhkan. Saya mohon maaf apabila beliau merasa (komentar) itu ditujukan untuk beliau.”

Kecerdasan Sandi secara akademis dan bisnis tidak perlu diragukan, tapi ikhwal politik; baru seumur jagung dia berkiprah. Namun rupanya Sandi cukup piawai mimilih kata dalam berbagai statementnya. Mendengar kata ’emak’, ‘cabai’, ‘bawang’, ‘100 ribu rupiah’, ‘demokrasi sejuk’ atau ‘milenial’; orang langsung membayangkan sosok Sandiaga Uno yang good looking. Inilah bukti keampuhan teori “buzz words” yang dikemukakan oleh Frank Jefkins pakar industri periklanan, memilih kata-kata kontemporer yang memiliki kekuatan sebaran merek (brand awareness) sekalipun hanya sesaat.

Popularitas Sandi dalam waktu kurang dari satu bulan berhasil melampaui KH Maruf Amin, bahkan melewati Probowo Subianto. Hanya masih tertinggal oleh Joko Widodo. Tapi tidak mustahil seiring jalannya waktu memasuki masa kampanye, popularitas Sandi bisa menyalib Joko Widodo.

Sandi rajin blusukan menemui para pedagang di pasar, kelompok ibu-ibu UKM, majelis ta’lim dan kaum milenial di berbagai kota. Menurut info dari salah seorang timnya, sudah lebih dari 30 kota di berbagai provinsi yang dikunjungi sejak dicalonkan jadi Cawapres. Selain usia yang masih relatif muda, dia juga olah ragawan,secara fisik blusukan bukan persoalan, Dia masih tetap bugar sekalipun badannya agak menyusut.

Hati-hati dengan Sandi.
Lawan yang cerdik pasti tidak cepat merespon, tapi lawan yang pas-pasan dengan mudah akan kena jebakan batman, mempercepat semakin berkibarnya nama Sandiaga Uno.

Wallahu a’lam bishowab..?!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here