Home Hukum Ya…Diskusi Dilarang Lagi

Ya…Diskusi Dilarang Lagi

390
0

Dalam empat tahun belakangan ini, di Indonesia sudah beberapa kali terjadi pelarangan terkait hak menyatakan pendapat dan kekebasan berbicara. Pada Agustu 2018 ini, pelarangan itu kembali terjadi di Provinsi Bangka-Belitung. Yang dilarang adalah kegiatan diskusi yang akan menghadirkan cendekiawan Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet. Yang melarang kepolisian daerah setempat.

Alasannya, menurut Kepala Bidang Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung AKBP Abdul Munim, kegiatan diskusi tersebut mendapat penolakan dari sekelompok organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan. “Kalau giat tersebut akan berlangsung di Babel dikhawatirkan akan mengganggu situasi Kamtibmas di Babel yang sudah kondusif,” kata Abdul Munim, seperti dikutip kompas.com, Jumat (24/8).

Memang, sebelumnya ada unjuk ras yang menolak kehadiran Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet di depan Markas Polda Kepulauan Bangka Belitung, Jumat siang. Menurut Koordinator Aksi yang mengatasnamakan perwakilan mahasiswa dan resimen Yudha Putra PPM, Rikky Fermana, penolakan disampaikan karena diskusi yang hendak dihadiri Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet dinilai bermuatan politis.

“Kami menolak karena belum ada ketentuan KPU terkait aturan kampanye. Sementara itu, diskusi yang hendak mereka hadiri mengusung tema 2019 ganti presiden,” kata Rikky, juga dikutip kompas.com.

Kehadiran Rocky Gerung dan Ratna Sarumpaet yang selama ini dikenal kritis terhadap pemerintah, tambahnya, dikhawatirkan memicu perpecahan di kalangan masyarakat di sana. “Kami menolak kegiatan tersebut diadakan di Kepulauan Bangka Belitung dan menjadi contoh atau pilot project kepentingan kelompok tertentu,” kata Rikky.

Rencananya, diskusi itu akan dilangsungkan pada Sabtu (25/8) ini. Tempatnya di Warung Umah Ubi Atok Kulop, Pangkal Pinang.

Pada April 2018 lalu, diskusi tentang pahlawan nasional di Padang, Sumatera Barat, juga dilarang. Begitu pula pada September 2017, diskusi di kantor Yayasan Lembaga Hukum (LBH) Jakarta mengalami nasib yang sama. Bahkan, kantor LBH Jakarta sempat dikepung dan diserang sejumlah orang. [SUL/RED/JBS]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.